Pembahasan Laporan Pendahuluan Penyusunan RDTR KI Bitung dan Teluk Bintuni

Pembahasan Laporan Pendahuluan Penyusunan RDTR KI Bitung dan Teluk Bintuni

Jakarta (8/9). Dipimpin oleh Plt. Direktur Pengembangan Fasilitasi Industri Wilayah III, Kemenperin, diskusi ini bertujuan untuk membahas laporan pendahuluan penyusunan RDTR di Kawasan Industri Bitung dan Sekitarnya serta Kawasan Industri Teluk Bintuni dan Sekitarnya.

Terkait dengan delineasi cakupan untuk RDTR Kawasan Industri dan sekitarnya, disepakati bahwa:
o    Delineasi cakupan RDTR akan mengikuti ketentuan Permen PU No. 20 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyusunan RDTR dan Peraturan Zonasi, dengan luasan maksimum 5.000 ha (Luasan optimum untuk RDTR sebesar 1.500 ha).
o    Pengaturan RDTR mencakup: (i) KI yang akan dikembangkan (data bersumber dari masterplan KI); dan (ii) Kawasan sekitar KI sesuai dengan batas delineasi yang ditentukan untuk masing-masing KI.
o    Untuk KI Bitung akan menggunakan pendekatan administratif dalam mendelineasi kawasan dengan mencakup 3 kecamatan yang berada di sekitar KI.
o    Untuk KI Teluk Bintuni, mengingat luasan distrik yang besar, digunakan pendekatan fungsional untuk menentukan delineasi kawasan berdasarkan penilaian dampak pembangunan KI yang dibatasi dengan batas bentang alam.

Berdasarkan Permen PU No. 20 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyusunan RDTR dan Peraturan Zonasi, waktu minimal untuk menyusun RDTR adalah 10 bulan. Namun, kegiatan penyusunan RDTR KI dan sekitarnya di Kementerian Perindustrian hanya dialokasikan selama 5 bulan. Dengan demikian diperlukan kontrol dari Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan Kementerian ATR dan BIG untuk mendukung percepatan penyusunan RDTR KI dan sekitarnya. (ZH, RA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>