Pemprov Jakarta Dinilai Tidak Adil dalam Penataan Ruang

Pemprov Jakarta Dinilai Tidak Adil dalam Penataan Ruang

Jakarta, KompasProperti – Pemerintah dinilai kurang memperhatikan pemerataan dari sisi penataan kota.

Contohnya di Jakarta, penataan kota melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tidak memedulikan permukiman swadaya warga yang sudah ada sejak lama.

Direktur Eksekutif Rujak Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja mengatakan, perangkat penataan ruang tidak mampu menangkap keseharian dan keberagaman kota.

“Perlakuan berbeda diberikan kepada lingkungan-lingkungan formal, seperti Mal Taman Anggrek, Kemang, Kawasan Senayan, hingga Pantai Indah Kapuk,” ujar Elisa kepada KompasProperti, Selasa (14/2/2017).

Upaya pemerintah untuk menangkap keberagaman, kata dia, justru berakibat pada rumitnya perangkat penataan ruang.

Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya warna-warna, garis-garis, angka, rumus, yang menjauhkan perangkat teknokratis dan keseharian yang subyektif dan majemuk.

Konsep penataan ruang pun sangat erat dengan kepemilikan lahan dan formalitas, sehingga yang mendapatkan akses dan manfaat adalah yang formal.

“Ruang hanya erat dengan konsep warga, yang memiliki identitas KTP dan berdomisili di Jakarta, namun gagal menangkap konsep kesementaraan, yaitu manusia sebagai penghuni kota,” sebut Elisa.

Ketidakadilan ruang

Penataan ruang dan peraturan zonasi Jakarta telah terbukti condong kepada pihak yang mampu memberikan kompensasi terhadap pelanggaran Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 175 Tahun 2015 dan revisinya Pergub Nomor 251 Tahun 2015, Pergub Nomor 119 Tahun 2016 dan Pergub Nomor 210 Tahun 2016 mengizinkan kenaikan (KLB) tanpa ada batasan yang jelas.

Ini daftar wilayah-wilayah yang mendapatkan keistimewaan KLB dengan kompensasi:

1. Kawasan Sentra Primer Timur
2. Kawasan KEK Marunda
3. Kawasan Tanjung Priok
4. Kawasan Senen
5. Kawasan Manggarai
6. Kawasan Mangga Dua
7. Kawasan Harmoni
8. Kawasan Kampung Bandan
9. Kawasan Waduk Ria Rio dan Pulomas
10. Kasawan Glodok
11. Kawasan Stasiun Cawang
12. Kawasan Grogol
13. Kawasan Jatinegara
14. Kawasan Sentra Primer Barat
15. Kawasan Bandar Baru Kemayoran TAM Center
16. Kawasan Blok M
17. Kawasan MRT Fatmawati
18. Kawasan Kelapa Gading
19. Kawasan TOD Sudirman-Thamrin
20. Kawasan MRT Lebak Bulus
21. Kawasan Stasiun Tanjung Besar
22. Kawasan Tanah Abang & Kawasan Segitiga Emas Setiabudi
23. Kawasan UDGL dan Masterplan di sekitar Tanah Abang
24. Kawasan Sentra Primer Tanah Abang

Arimbi Ramadhiani, Ed: Hilda B Alexander

Sumber: kompas.com | 14 Februari 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>