Dukung TOD, Sofyan Bakal Ubah Peruntukkan Tata Ruang Stasiun Kereta

Dukung TOD, Sofyan Bakal Ubah Peruntukkan Tata Ruang Stasiun Kereta

JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berencana mengubah peruntukkan tata ruang yang ada di stasiun-stasiun kereta agar bisa dibangun hunian.

Perubahan itu terkait dengan rencana pengembangan transit oriented development (TOD) di lokasi tersebut.

“Di stasiun-stasiun besar itu nantinya akan dibangun hunian vertikal. Nah selama ini kan tata ruangnya dianggap area publik sehingga nggak bisa dibangun jadi harus diubah untuk bisa dibangun TOD,” kata Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil setelah membuka Sarasehan Pelaku Usaha Properti Nasional dan Rakernas Kadin Bidang Properti 2017 di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Alasan bakal dibangunnya konsep TOD di stasiun-stasiun kereta menurut Sofyan agar masyarakat tidak lagi terbebani dengan biaya transportasi tiap bulan yang cenderung besar.

Meski begitu, Sofyan juga menegaskan dia tidak akan mengubah Undang Undang (UU) Tata Ruang untuk mengakomodasi konsep TOD tersebut.

“Ini nggak akan mengubah UU Tata Ruang, cuma konsepnya saja yang diubah,” imbuh dia.

Konsep TOD di stasiun-stasiun kereta itu sejatinya sudah dilakukan setelah Perum Perumnas danPT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengembangan kawasan terintegrasi dan inklusif.

Usulan pengembangan tahap pertama kawasan yang terintegrasi dan inklusif berbasis TOD ini akan dibangun di Stasiun Bogor, Stasiun Tanjung Barat, dan Stasiun Pondok Cina.

Sumber: kompas.com | 12 April 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>